Cari Blog Ini

Post Top Ad

19.02

Perdagangan Internasional


A. Perdagangan Internasional
     
     Proses tukar-menukar barang atau jasa yang terjadi antara satu negara dengan negara lain. Dalam perdagangan antarnegara melibatkan eksportir dan importir.

B. Penyebab Timbulnya Perdagangan Internasional

1. Perbedaan Hasil Produksi
    Perbedaan hasil produksi terjadi karna setiap negara mempunyai kekayaan alam, tekhnologi, modal, dan kebudayaan yang berbeda. Oleh karnanya dilakukanlah perdagangan internasional untuk memenuhi kebutuhan yang tidak ada dinegaranya.
2. Perbedaan Harga Barang
    Harga barang di setiap negara berbeda. oleh karnanya, para importir dari negara lain akan membeli barang yang lebih murah dan menjualnya kembali di negaranya karna faktor keuntungan yang besar
3. Adanya Kenginan Untuk Meningkatkan Produksivitas
    Tiap-tiap negara membutuhkan barang yang beraneka ragam. Namun secara ekonomi, tiap negara lebih baik memproduksi beberapa macam barang saja kemudian melakukan perdagangan internasional

C. Faktor-Faktor Penghambat Perdagangan Internasional

1. Tidak Amannya Suatu Negara
    Jika suatu negara tidak aman, para pedagang akan beralih ke negara lain
2. Kebijakan Ekonomi Internasional yang Dilakukan oleh Pemerintah
    Adanya kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh suatu negara yang menjadi hambatan. Contohnya : Pembatasan impor, pajak Bea dan Cukai, pelarangan impor
3. Tidak Stabilnya Kurs Mata Uang Asing
    Kurs yang berubah-ubah membuat para eksportir dan importir kesulitan menentukan harga

D. Perbedaan Perdagangan Dalam Negeri dan Luar Negeri

No
Aspek
Perdagangan Dalam Negeri
Perbedaan Luar Negeri
1
Jangkauan wilayah
Satu wilayah negara
Menjangkau beberapa negara
2
Cara pembayaran
Satu macam uang
Bermacam-macam uang
3
Sistem distribusi
Sebagian besar sistem distribusi langsung
Sistem distribusi tidak langsung
4
Peraturan yang berlaku
Menggunakan aturan satu negara sendiri
Aturan dari beberapa negara yang terlibat
5
Tingkat persaingan
Kurang ketat, karena bersaing dengan produsen dari dalam negeri
Lebih ketat, karena melibatkan produsen dari berbagai negara
6
Biaya angkutan
Lebih murah karena dalam satu negara
Lebih mahal karena jangkauannya beberapa negara

E. Dampak Perdagangan Internasional

1. Dampak Positif
    - Mempererat persahabatan antar bangsa
    - Menambah kemakmuran negara
    - Menembah kesempatan kerja
    - Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi
    - Sumber pemasukan kas negara
    - Menciptakan efisiensi dan spesialisasi
    - Memukinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk suatu negara
2. Dampak Negatif
    - Adanya ketergantungan terhadap negara lain
    - Adanya persaingan yang tidak sehat dalam perdagangan internasional
    - Banyak industri kecil yang kurang bersaing dan gulung tikar
    - Timpulnya penjajahan ekonomi oleh negara maju
    - Pola konsumsi yang menjadi konsumtif


05.03

Teori Masuknya Agama dan Kebudayaan Islam di Indonesia


A. Teori Gujarat
   
      Teori ini berpendapat bahwa agama islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13 dan pembawanya berasal dari Gujarat, India. Pendukung teori ini adalah : Snouck Huronge, W.F Stutterheim, dan Benard H.M. Dasar teori ini adalah :
     - Kurangnya fakta yang menjelaskan peranan Bangsa Arab dalam Penyebaran Islam di Indonesia
     - Hubungan dagang India dengan Indonesia telah lama terjalin melalui jalur Indonesia - Cambay - Timur Tengah - Eropa
      - Adanya batu nisa Sultan Samudera Pasai yaitu Maulana Malik Ibrahim yang bercorak khas Gujarat.

B. Teori Makkah
   
     Teori ini berpendapat bahwa agama islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 dan pembanya berasal dari Arab ( Mesir ). Pendukung teori ini adalah : Hamka, Van Leur, T.W Arnorld. Dasa teori ini adalah :
      - Tahun 674 di Pantai Barat Sumatera sudah terdapat Perkampungan Arab
      - Kerajaan Samudera Pasai menganut Mazhab Syafi'i, dimana pengaruh terbesar Mazhab tersebut adalah Mesir dan Makkah
      - Raja-raja Samudera Pasai menggunakan gelar Al-Malik, yaitu gelar yang berasal dari Mesir

C. Teori Persia
   
      Teori ini berpendapat bahwa islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13 dan pembawanya berasal dari Persia ( Iran ). Pendukung teori ini adalah : Umar Amir Husein dan P.A Hussein Jayadiningrat. Dasar teori ini adalah :
      - Peringatan Asyuro atas meninggalnya Hasan dan Husein yang sangat dijunjung oleh islam Iran
      - Kesamaan ajaran Sufi yang dianut Syeikh Siti Jenar dengan Sufi Iran, yaitu Al-Hajjaj
      - Penggunaan istilah Bahasa Iran dalam sistem mengeja huruf Arab
      - Ditemukannya Makam Maulana Malik Ibrahim tahun 1419 di Gresik
      - Adanya Perkampungan Leran di Giri di Daerah Gresik
  

03.47

Bentuk-Bentuk Pasar Dalam Kegiatan Ekonomi Masyarakat


A. Pengertian Pasar
     
     Suatu pertemuan antara orang yang mau menjual dan orang yang mau membeli suatu barang atau jasa dengan harga tertentu pula. Pengertian tersebut merupakan pengertian pasar menurut ilmu ekonomi ( abstrak )

B. Fungsi dan Peran Pasar

1. Pasar Sebagai Sarana Distribusi
    Sara distribusi berfungsi memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. 
2. Pasar Sebagai Pembentuk Harga
    Di pasar penjual menawarkan barang atau jasa kepada pembeli dan pembeli yang membutuhkan akan berusaha menwarkan barang atau jasa tersebut, setelah adanya kesepakatan harga maka pasar dikatakan sebagai pembentuk harga
3. Pasar Sebagai Sarana Promosi
    Pasar menjadi sarana memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang atau jasa tentang manfaat, keunggulan, dan ciri khasnya kepada konsumen. Ini dilakukan untuk menarik pembeli

C. Syarat-Syarat Terjadinya Pasar

1. Adanya penjual dan pembeli
2. Adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan
3. Adanya transaksi jual beli
4. Adanya media atau tempat bertransaksi

D. Macam-Macam Pasar

1. Pasar Menurut Sifat/ Wujud Barang dan Cara Penyerahan
    a. Pasar konkret
        Pasar dimana barang yang diperjualbelikan dan penjual dan pembeli bertemu langsung. Contohnya Pasar Tradisional. Ciri-cirinya adalah :
          - Transaksi dilakukan secara tunai
          - Barang dapat diambil saat itu juga
          - Penjual dan pembeli bertemu langsung  
    b. Pasar abstrak
        Pasar dimana barang yang diperjualbelikan tidak tersedia dan pembeli dan penjual tidak ertemu secara langsung. Contohnya adalah Online Shop. Ciri-cirinya adalah :
          - Penjual dan pembeli berada di tempat yang berjauhan 
          - Transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya
          - Barang yang diperjualbelikan tidak tersedia
2. Pasar Menurut Organisasi Pasar
    a. Pasar persaingan sempurna
        Pasar dimana terdapat banyak penjual dan banyak pembeli. Ciri-cirinya adalah :
          - Penjual dan pembeli bebas masuk keluar pasar tanpa hambatan 
          - Pengetahuan penjual dan pembeli tentang pasa luas
          - Penjual pembeli banyak
          - Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen
    b. Pasar persaingan tidak sempurna
        Pasar dimana jumlah penjualnya lebih sedikit dibanding jumlah pembeli. Cri-cirinya adalah :
          - Terdapat hambatan untung memasuki pasar 
          - Pengetahuna pembeli tentang pasar terbatas
          - Jumlah penjual sedikit
          - Barang yang diperjualbelikan bersifat heterogen
        Bentuk pasar yang temasuk pasar persaingan tidak sempurna adalah :
     a) Pasar monopoli
         Pasar yang dikuasai sepenuhnya oleh penjual. Contohnya adalah Perusahaan Listrik Negara ( PLN ). Ciri-cirinya adalah : Terdapat satu penjual dan pembeli, harga ditentukan sepihak oleh penjual, tidak ada barang lain yang dapat menggantikan barang tersebut, ada halangan yang kuat bagi penjual baru untuk memsuki pasar.
     b) Pasar Duopoli
         Pasar yang dikuasai oleh dua penjual. Contohnya adalah Caltex dan Pertamina. Ciri-cirinya adalah : Terdapat dua penjual dan banyak pembeli, harga ditentukan secara sepihak oleh kedua penjual baik dengan kesepakatan atau tidak
     c) Pasar oligopoli
         Pasar dimana beberapa perusahaan menguasai penawaran satu jenis barang. Contohnya adalah Honda, Suzuki, Kawasaki, dan Yamaha menguasai penawaran sepeda motor. Ciri-cirinya adalah :
Terdapat banyak pembeli di pasar, hanya ada beberapa penjual, produk bersifat homogen, terdapat hambatan untuk memasuki pasar, adanya saling ketergantungan, penggunaan iklan sangat sensitif
3. Pasar Berdasarkan Luas Wilayah Pemasaran
    a. Pasar regional
        Pasar yang daerah pemasarannya meliputi suatu kawasan pada eberapa negara. Contohnya adalah AFTA
    b. Pasar internasional
        Pasar yang daerah pemasarannya mencakup seluuh kawasan dunia. Contohnya adalah Pasar Wol di Australia
    c. Pasar nasional
        Pasar yang daerah pemasarannya meliputi satu negara. Contohnya adalah Pasar Tanah Abang
    d. Pasar lokal
        Pasar yang daerah pemasarannya meliputi kawasan daerah tertentu saja. Cntohnya adalah Pasar Klewer di Solo
4. Pasar Menerut Waktu Pelaksanaan
    a. Pasar harian
        Pasar yang dilaksanakan setiap hari. Contohnya adalah  pasar tradisional dilingkungan rumah
    b. Pasar mingguan 
        Pasar yang dilaksanakan hanya seminggu sekali. Contohnya adalah Pasar Senen
    c. Pasar bulanan
        Pasar yang dilaksanak setiab satu bulan sekali. Contohnya adalah Pasar disekitar pabrik setiap ada gajian
    d. Pasar tahunan
        Pasar yang dilaksanakn setahun sekali. Contohnya Pekan Raya Jakarta ( PRJ )
5. Pasar Berdasarkan Jenis Barang yang Diperjualbelikan
    a. Pasar barang konsumsi
        Pasa yang menjual barang  yang secara langsung dapat diproduksi        
    b. Pasar barang distribusi
        Pasar yang menjual faktor-faktor produksi
   



04.57

Interaksi Sosial



A. Pengertian Interaksi Sosial
   
    Interaksi sosial adalah suatu hubungan sosial yang dinamis antara orang perorangan, antara individual dngan kelompok, dan antar kelompok.

B. Proses Interaksi Sosial

     Interaksi sosiall terjadi karna faktor kebutuhan yang timbul dari dalam diri manusia yang meliputi kebutuhan dasar, kebutuhan sosial, dan kebutuhan integratif, serta naluri untuk hidup berkelompok atau bersama orang lain.

C. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

1. Kontak Sosial
    Berdasarkan cara komunikasi terbagi menjadi dua, yaitu :
    - Kontak Langsung
    - Kontak tidak langsung
    Berdasarkan proses komunikasi terbagi menjadi dua, yaitu :
    - Kontak primer
    - Kontak sekunder
2. Komunikasi
    Komunikasi adalah tafsiran seseorang terhadap perilaku orang lain yang diwujudkan dengan pembicaraan, gerak-gerik, sikap, dan perasaan tertentu.

D. Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial
     
    Yang bersifat Asosiatif ( Hubungan yang bersifat membangun ), yaitu :
1.  Kerjasama
     Kegiatan yang dikerjakan minimal dua individu yang memiliki tujuan bersama. Kerjasama meliputi :
      - Bargaining, perjanjian tukar-menukar barang dan jasa antara 2 organisasi atau lebih
      - Kooptasi, proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan dalam organisasi
      - Koalisi, kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan yang sama
      - Joint Venture, kerjasama dalam pengusahaan proyek tertentu dengan sistem bagi hasil
      - Kerukunan, mencakup gotong-royong dan tolong-menolong
2. Akodomosi
    Usaha untuk menciptakan keseimbangan interaksi antara individu maupun kelompok. Akomodasi meliputi :

     - Arbitrasi, akomodasi yang dilakukan dengan menghadirkan pihak ketiga yang bisa menentukan keputusan
   Coercion. akomodasi yang proses pelaksanaannya dilakukan dengan cara paksaan ataupun menggunakan kekerasan. 

      -  Kompromi, akomodasi yang membuat kedua belah pihak saling mengurangi tuntutan
      -  Mediasi, akomodasi yang menghadirkan pihak ketiga yang netral dan tidak bisa menentukan
      -  Konsiliasi, usaha untuk mempertemukan pihak pihak yang berkonflik menggunakan perwakilan 
      -  Toleransi, akomodasi yang berusaha menghindari konflik sedapat mungkin
      -  Staglomento, akomodasi yang terjadi antara pihak pihak yang memiliki kekuatan yang sama
      -  Adjudikasi, akomodasi dengan menggunakan jalan hukum atau pengadilan
3. Asimilasi
    Pembauran dua kebudayaan sehingga menghasilkan kebudayaan baru karna hilangnya ciri khas dari masing masing budaya 
4. Akulturasi
    Penyatuan berbagai unsur kebudayaan asing tanpa menghilangkan ciri khas dari kebudayaan itu sendiri 
    
      Yang bersifat Dissosiatif ( Hubungan yang bersifat memecahkan ), yaitu :
1. Persaingan 
    Proses sosial yang ditandai dengan adanya persaingan antar individu maupun antar kelompok dalam mencari keuntungan
2. Kontravensi
    Proses sosial yang berada diantara persaiangan dan pertentangan yang ditandai dengan adanya gejala ketidakpastian mengenai diri seseorang
3. Pertentangan 
    Proses sosial yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok untuk mencapai tujuan tertentu dengan cara menentang pihak lawan

E. Faktor Pendorong Interaksi Sosial

1. Imitasi
    Proses peniruan tingkah laku seseorang namun hanya sebagian saja
2. Identifikasi
    Kecendrungan seseorang untuk menjadi sama seperti orang yang dia inginkan
3. Sugesti
    Pendapat, saran, pandangan yang diberi seseorang dan diterima tanpa adanya daya kritik
4. Motivasi
   Dorongan yang diberikan seseorang kepada orang lain agar dapat mengikuti dengan berpikir secara rasional
5. Simpati
    Proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain
6. Empati
    Simpati yang diikuti dengan aktifitas fisik, tidak sekedar perasaan saja
   

00.53

ASEAN

A. Sejarah Asean
    
    Sebagian besar negara di Asia Tengggara pernah mengalami penjajahan, kecuali Thailand. Sehingga menimbulkan perasaan senasib dan memunculkan keinginan untuk melakukan kerjasama.

     Pada tanggal 8 Agustus 1967, ditandatangani deklarasi pembentukan organisasi antar negara di Asia Tenggara yang disebut ASEAN ( Association of South East Asian Nations ) di Kota Bangkok, Thailand.

     Menteri Luar Negeri yang menandatangani deklarasi ini adalah Adam Malik ( Indonesia ), Rajaratnam (  Singapura ), Tun Abdul Razak ( Malaysia ), Narsisco Ramos ( Filipina ), Thanat Khoman ( Thailand ).

B. Tujuan Asean

- Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan kebudayaan.
- Memajukan perdamaian dan stabilitas regional
- Memelihara kerjasama yang erat antara organisasi regional dan internasional lainnya
- Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara
- Meningkatkan kerjasama dalam bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

C. Lambang ASEAN

Keterangan :
- Lingkaran paling luar dan tulisan ASEAN berwarna biru, melambangkan persahabatan dan persaudaraan.
- Warna dasar berwarna merah, melambangkan semangat dan dinamisme
- Seikat padi melambangkan solidaritas, kesepakatan, dan keterikatan untuk berkerjasama diantara sesama negara anggota
- Batang Padi berwarna cokelat, melambangkan kekuatan dan kestabilan



D. Negara Anggota ASEAN

- Indonesia         - Brunei Darussalam ( 7 Januari 1984 )
- Malaysia          - Vietnam ( 28 Juli 1995 )
- Filipina             - Laos ( 23 Juli 1997 )
- Singapura         - Myanmar ( 23 Juli 1997 )
- Thailand           - Kamboja ( 16 Desember 1998 )     
          
18.40

Negara Maju & Negara Berkembang



A. Negara Maju















1. Pengertian
    Negara yang memiliki tingkat kesejahteraan penduduknya tinggi. Negara nmaju juga disebut               sebagai negara UTARA karna mayoritas negara maju berada di belahan bumi bagian utara.
2. Ciri-ciri Negara Maju
    - GNP lebih dari $US 5000
    - Tingkat kesejahteraan tinggi
    - Tingkat kesadaraan pendidikan tinggi
    - Tingkat kesadaran hukum tinggi
    - Angka harapan hidup tinggi
    - Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
    - Mobilitas penduduk tinggi
    - Teknologi yang modern
    - Angka beban ketergantungan rendah
3. Contoh-contoh Negara Maju
    - Jepang
    - Belanda
    - Amerika Serikat
    - Australia
    - Inggris
    - Perancis
    - Spanyol


B. Negara Berkembang (Developing Country)













1. Pengertian
    Negara yang memiliki tingkat kesejahteraan penduduknya sedang atau dalam perkembangan.
2. Ciri-ciri Negara Berkembang
    - GNP kurang dari $US 5000
    - Tingkat kesejahteraan penduduk rendah
    - Tingkat kesadaran pendidikan rendah
    - Begantung pada alam
    - Bertumpu pada sektor primer
    - Tekhnologi sederhana
    - Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
3. Contoh-contoh Negara Berkembang
    - Indonesia
    - Thailand
    - Libya
    - Anggola
    - Venezuela
    - Panama